hari ini saya betul-betul baru menyadari itu. dan bukan dari orang yang tak sekolah.
*sigh*
28.10.10
7.7.08
01
aku sedang lara.
bukan karena aku terlempar dari gunung nan menjulang ke suatu lembah nan basah.
bukan pula karena aku terserempet mobil pak rt yang sudah butut berkarat, yang knalpotnya bisa bikin polusi suara dan udara meningkat jadi 97,3%.
aku sedang lara.
dia yang katanya selalu menyimpan aku di suatu bilik tersembunyi di hatinya tak menolehku.
tak juga menjawabku kala ku melolong panjang, /menolehlah cinta/
dan dia tetap diam.
membuat aku semakin lara. tak usai menjerit.
toh dia tetap diam.
bergeming. tak tau harus mengucap apa.
/maafkan aku cinta. kutau aku telah mendua/
bukan karena aku terlempar dari gunung nan menjulang ke suatu lembah nan basah.
bukan pula karena aku terserempet mobil pak rt yang sudah butut berkarat, yang knalpotnya bisa bikin polusi suara dan udara meningkat jadi 97,3%.
aku sedang lara.
dia yang katanya selalu menyimpan aku di suatu bilik tersembunyi di hatinya tak menolehku.
tak juga menjawabku kala ku melolong panjang, /menolehlah cinta/
dan dia tetap diam.
membuat aku semakin lara. tak usai menjerit.
toh dia tetap diam.
bergeming. tak tau harus mengucap apa.
/maafkan aku cinta. kutau aku telah mendua/
Subscribe to:
Comments (Atom)